Wawancara Kerja (Job Interview)

Wawancara

WAWANCARA KERJA

A. TENTANG WAWANCARA

Wawancara kerja merupakan peluang yang sangat berharga dan sangat di tunggu tunggu oleh para pelamar saat mengikuti proses rekrutmen karyawan. Persiapkan diri anda sebaik mungkin, karena jika gagal tidak ada lagi yang namanya wawancara ulang. Sebaliknya, bila anda lolos pada wawancara tahap pertama, anda berpeluang untuk mengikuti wawancara tahap berikutnya atau tahap rekrutmen selanjutnya seperti MCU.
Manfaat yang diperoleh kedua pihak diantaranya:
Bagi Perusahaan: Agar tidak salah pilih terhadap calon karyawan yang mungkin dari CV nya terlihat cukup memenuhi syarat syarat yang di gariskan perusahaan, namun kenyataanya apakah demikian.
Bagi Pelamar: Kesempatan baik untuk meyakinkan pewawancara bahwa anda lah calon yang paling tepat untuk mengisi lowongan kerja yang tersedia dan sekaligus memiliki kesempatan untuk bertanya hal hal yang berkaitan dengan portfolio perusahaan tersebut secara jelas.

B. JENIS JENIS WAWANCARA

Jenis jenis wawancara berdasarkan tujuan

  1. Sreening Interview, dilakukan bila jumlah pelamar berjumlah besar. Recruiter berhadapan dengan banyak orang yang sama bagusnya. Banyak recruiter yang melakukan wawancara kerja melalui telepon.
  2. Selection Interview, dikenal juga sebagai decision interview. Jenis wawancara ini untuk menampung calon yang lolos dari screening interview. Pewawancara pada tahap ini adalah pihak yang berwenang menentukan 'nasib' pelamar, karena mereka adalah manager yang akan membawahi langsung pelamar.
  3. Combination Interview, dalam rangka efisiensi kerja, banyak perusahaan kecil menggabungkan screening interview dan selection interview menjadi satu paket.
  4. Promotion Interview, karena prestasi kerja yang cemerlang selama bertahun tahun seorang Supervisor di promosikan menjadi manager, seorang area manager di promosikan menjadi division manager dan seterusnya.

Jenis wawancara berdasar jumlah pewawancara

  1. One-to-one Interview, di sini hanya ada satu pewawancara dan satu peserta wawancara.
  2. Group Interview, Pada wawancara ini tampil lebih dari satu pewawancara,yang terdiri dari wakil wakil perusahaan dari berbagai bagian HRD, Marketing,R&D baik yang langsung berhubungan langsung dengan pelamar maupun tidak.
  3. Serial Interview, Sama halnya dengan group interview pewawancara lebih dari satu orang, namun pelamar tidak langsung berhadapan dengan semua pewawancara secara langsung, Bisa jadi 15 pertanyaan oleh HRD manager, 15 pertanyaan oleh marketing manager dan seterusnya.

C. SUKSES PERSIAPAN UNTUK WAWANCARA KERJA

Wawancara sangat penting artinya bagi anda yang hendak memasuki dunia kerja, sudah seharusnya anda mempersiapkan diri dengan baik. Berikut beberapa hal-hal yang perlu anda perhatikan untuk sukses dalam persiapan wawancara kerja:
  1. Persiapan fisik dan mental, persiapkan diri anda dengan baik dan istirahat yang cukup. Jangan sampai karena kondisi fisik yang tidak prima (daya tahan tubuh menurun) dapat menjadi kegagalan wawancara anda.
  2. Siapkan dokumen penting, Siapkan dokumen dan berkas berkas yang dianggap penting (Ijazah,sertifikat,dsb) sebagai pendukung keberhasilan wawancara.
  3. Siapkan busana yang cocok, Saatnya anda mempersiapkan busana kerja yang sekiranya cocok untuk wawancara kerja. Ketika wawancara kerja berlangsung, anda dituntut tampil sebaik mungkin dalam segala hal, baik sikap, berfikir, maupun penampilan. Karena momen tersebut merupakan momen 'menjual diri' kepada perusahaan secara langsung.
  4. Jadwal dan tempat, Ketika anda dinyatakan lolos untuk mengikuti tes wawancara kerja, pastikan anda mengetahui dimana dan kapan wawancara kerja akan dilaksanakan.
  5. Profil perusahaan, Sebelum anda menghadapi tes wawancara kerja, sebaiknya menggali setiap informasi yang berkaitan dengan perusahaan, minimal garis besar portofolio perusahaan, seperti visi dan misi, program, layanan, produk dan sebagainya.