Cara marahnya Rasullulah ﷺ Kepada Istri Istrinya

                                          

                                                 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَحِيْ   
                                        
Marah sangatlah sering kira rasakan terutama pada saat perasaan kecewa kaepada sesuatu atau perasaan tidak senang biasanya perasaan ini di liputi dengan emosi yang meluap luap sering juga orang yang marah spontan membanting barang atau berkata kasar dan sebagainya untuk melampiaskan emosinya dalam bentuk hal yang membuat dia merasa tenang ada pula orang yang marahnya tidak di sampaikan dengan tindakan namun melainkan dia hanya akan mendiamkan masalah tersebut biasanya marah seperti inilah yang terkadang susah untuk di sembuhkan.

Lalu bagaimana jika Rasulullah ﷺ marah ,jika beliau marah beliau tidak melakukan hal hal yang biasa di lakukan oleh orang orang pada kebiasaan,namun sebaliknya jika beliau marah akan membuat seseorang yang membuatnya marah sadar akan perbuatannya.

Berikut adalah sifat sifat mulia Rasulullah ﷺ saat marah kepada istrinya sifat inilah yang pantasnya kita tiru agar suatu hubungan tambah harmonis

1.Memeluk istrinya
Diriwayatkan dalam sebuah kisah bahwasanya Rasulullah ﷺ pernah ada perasaan tidak senang atau marah kepada istrinya Aisyah Ra dikarenakan ibunda Aisyah terus menerus memiliki rasa cemburu kepada ibunda Khadijah (almarhumah istri pertama Rasulullah ﷺ) kemudian sifat terpuji Rasulullah seketika muncul belia berkata dan memerintahkan kepada ibunda Aisyah "tutuplah matamu" kemudian ibunda Aisyah menutup matanya kemudian Rasulullah ﷺ memeluk ibunda Aisyah dan berkata "Ya Humaira ku, marahku telah pergi setelah aku memelukmu" (HR. Muslim)

2.Menyentuh wajah istrinya
Hal ini juga masih berhubungan dengan rasa cemburu yang di rasakan kepada ibunda Aisyah kepada Ibunda Khadijah, Ibunda Aisyah selalu bersikap dan berkata cemburu tiap kali Rasulullah menceritakan tentang Ibunda Khadijah,Bahkan Ibunda Aisyah pernah berkata bahwa Ibunda Khadijah hanyalah wanita dan Rasulullah ﷺ telah mendapatkan gantinya yang lebih baik ,yakni dirinya.

3.Menegur Dengan Kalimat Yang Tegas
Pada suatu ketika Rasulullah ﷺ pernah berkata kepada Ibunda Aisyah"Sungguh ,Engkau telah mengatakan suatu kata yang apabila di campur dengan air lautan akan rusak air laut tersebut" (HR.Tirmidzi)
Dari hadis tadi dapat kita ambil sebuah pelajaran bahwasanya meskipun Rasulullah ﷺ sangat menyayangi Ibunda Aisyah,Tetapi beliau tetap tegas demi kebaikan istrinya.

4.Tidak Menegur Di Hadapan Orang Lain
Ibunda Aisyah terkenal sebagai istri Rasulullah yang paling pencemburu terhadap istri Rasulullah ﷺ yang lain.Suatu ketika saat Ibunda Aisyah mendapatkan giliran untuk di kunjungi oleh Rasulullah ﷺ beliau mendapat kiriman dari istrinya yang lain berupa piring yang berisi kurma. Rasulullah ﷺ segera menerima dan menyajikan bersama para sahabat yang pada saat itu berkumpul di rumahnya.

5.Diam
Allah ﷻ membenarkan tindakan rasulullah yang diam saat marah dalam firmannya 


 وَٱلَّٰتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهۡجُرُوهُنَّ فِي ٱلۡمَضَاجِعِ وَٱضۡرِبُوهُنَّۖ فَإِنۡ أَطَعۡنَكُمۡ فَلَا تَبۡغُواْ عَلَيۡهِنَّ سَبِيلًاۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيّٗا كَبِيرٗا ٣٤
Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka, dan jauhilah mereka di tempat tidur, dan pukullah mereka. Jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.(QS An-Nisa' 34)

6.Menerima Kesalahan Istrinya
Rasulullah ﷺ tidak marah dan sabar walaupun Aisyah berbuat salah ketika membuatkan minuman untuk beliau,beliaupun tidak serta merta memarahi istrinya karena takut menyakiti perasaan Aisyah.Dalam kondisi marahpun beliau tetap memikirkan perasaan orang lain.

7.Menghindar
Hal ini di lakukan rasulullah ﷺ saat berkunjung ke rumah Aisyah dan beliau melihat ada gambar di bantal Aisyah yang hal itu di larang oleh islam karena menyebabkan malaikat pembawa berkah tidak bisa masuk ke rumah tersebut.Rasulullah ﷺ tidak mau masuk ke dalam rumah dan mau masuk ketika bantal tersebut sudah di ganti.

8.Memberi Nasihat
Hal ini di lakukan Rasulullah ﷺ ketika beliau memberi nasihat di sebuah majelis sebagai bentuk nasihat kepada istri istrinya yang suka cemburu satu sama lain "Kalian sering mencaci dan tidak pandai berterima kasih kepaa suami,sesungguhnya kalian adalah orang yang kurang akal dan agamanya".(HR.Muslim)

9.Tidak Dengan Memukul
Walaupun beliau marah beliau tidak pernah memukul istrinya hal tersebut di riwayatkan oleh Aisyah "Rasulullah ﷺ tidak pernah memukul istrinya walau sekalipun" (HR.Muslim)

10.Menjelaskan Dengan Sabar
Aisyah pernah marah kepada Rasulullah ﷺ kemudian di tinggalkan dengan tiba tiba.
Menanggapi hal ini Rasulullah ﷺ menjelaskan kepada Aisyah bahwa saat itu beliau mendapat tugas dari Allah ﷻ melalui malaikat Jibril dan beliau tidak tega meminta ijin kepada Aisyah karena berfikir ia sudah tidur (di riwayatkan dalam kitab imam Al Bukhari)

11.Mudah Memaafkan
Ketika Rasulullah ﷺ marah pada istrinya dan menyelesaikan masalah tersebut,Beliau tidak pernah menyimpan dendam dan berprasangka buruk pada istrinya, beliau selalu memaafkan dan memahami bahwa seorang istri adalah amanah baginya yang memang seharusnya di arahkan ke jalan yang lebih baik.

Begitulah sifat mulia Rasulullah ﷺ saat marah dengan istri istrinya dan ini pantasnya di contoh oleh mereka yang sudah berumah tangga agar hubungan mereka semakin harmonis tanpa perseteruan dan sikap Rasulullah ﷺ ini adalah sunah yang mulia selain mendapat pahala juga mendapat keluarga yang bahagia.
Semoga kita semua dapat melakukan sunah sunah yang di ajarkan oleh Rasulullah ﷺ agar kita bisa bertemu dengannya di surga kelak Aamiin

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara marahnya Rasullulah ﷺ Kepada Istri Istrinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel